jump to navigation

Harga Minyak Melonjak Lagi Hingga US$ 46 January 3, 2009

Posted by ropeh1 in Topik Hangat.
Tags:
trackback

Sabtu, 03/01/2009 08:15 WIB
Harga Minyak Melonjak Lagi Hingga US$ 46
Nurul Qomariyah – detikFinance

New-York – Harga minyak mentah dunia kembali melonjak menembus US$ 46 per barel di hari pertama perdagangan tahun 2009. Investor kembali fokus ke komoditas seiring memanasnya konflik Israel-Hamas dan masalah gas Rusia-Ukraina.

Pada perdagangan Jumat (2/1/2009), kontrak utama New York untuk minyak jenis light sweet pengiriman Februari menguat hingga 1,74 dolar ke US$ 46,34 per barel.

Di London, minyak jenis Brent North Sea pengiriman Februari juga menguat 1,32 dolar ke level US$ 46,91 per barel di InterContinental Exchange.

Menurut para pialang, harga sangat bergejolak yang merefleksikan tipisnya transaksi karena sebagian investor masih bermalas-malasan di ‘hari kejepit’ perdagangan Jumat kemarin.

“Volatilitasnya luar biasa. Investor kembali fokus pada komoditas setelah mengalami kuartal terburuknya,” ujar analis independen, Ellis Eckland seperti dikutip dari AFP, Sabtu (3/1/2009).

“Beberapa orang mulai lagi menempatkan uangnya di komoditas. Beberapa institusi melihat dan mengatakan ‘Wow, komoditas telah mengalami kuartal terburuk yang pernah mereka lihat’,” ujar Eckland lagi.

Harga minyak mengalami gejolak yang luar biasa di tahun 2008 dan membuat pusing seluruh negara di berbagai belahan dunia.

Harga minyak sempat menembus rekor tertingginya di US$ 147 per barel pada pertengahan Juli. Namun harga selanjutnya turun dan menembus rekor terendahnya di US$ 32,40 per barel pada 19 Desember 2008. Harga minyak secara rata-rata turun 53,5% di tahun 2008.

“Harga sudah sangat buruk sehingga orang percaya bahwa harga tidak akan lebih buruk lagi. Jadi saya akan mengatakan, kombinasi antara pasar saham, kabar dari OPEC, isu gas dan masalah di Israel telah membuat volatilitas pada perdagangan Jumat,” ujar Adam Siemisnki, analis dari Deutsche Bank.

Seperti diketahui, konflik antara Israel dan Hamas belum juga reda setelah pecahnya serangan Israel Sabtu pekan lalu. Israel terus memborbardir Gaza, yang sejauh ini telah menewaskan 432 orang Palestina.

Pasar juga terus mencermati permasalahan gas antara Rusia dan Ukraina, setelah Moskow memutuskan untuk memangkas suplai ke pasar Ukraina pada tahun baru lalu karena belum dibayarnya tagihan.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: