jump to navigation

Wibawa Bangsa Indonesia.. November 10, 2008

Posted by ropeh1 in Topik Hangat.
Tags:
trackback

Bang Indra Lubis,
Setuju dengan sisi lain yang dilihat Bang Indra, bahwa didalam kemerosotan wibawa bangsa Indonesia tersebut (hanya jadi object, dan bulan-bulanan barat dan konco-konconya) , tidak terlepas juga dengan tidak adilnya mereka -barat-(yang mengklaim diri sebagai guru dan contoh terbaik dalam demokrasi dan HAM) dalam menghukum suatu kejadian. Jika mereka dan kolega nya yang melakukan korupsi maka istilahnya, seperti disebut Bang Indra, itu adalah skandal keuangan…. Bukan Korupsi.

Saya tertarik dan heran dengan contoh berikut:

Singapore negara tetangga kita -konco Inggris & US- tidak pernah dicap sebagai negara tempat pencucian uang terbesar di Dunia, pada hal Ratusan Trilyun uang haram dari Indonesia ditampung dengan baik di negara ini, sampai sekarang. Beberapa kali keinginan pemerintah RI untuk meng-extradisi koruptor selalu gagal dengan Singapore. Todung Mulya Lubis pernah beberapa kali mengecam dualisme penegakan hukum di negara tetangga kita itu (baca Kompas dan Tempo) yang dianggap sebagai negara yang sangat menjunjung tinggi hukum dengan angka korupsi paling rendah di Dunia (tapi melindungi para koruptor kakap kelas dunia).

Apakah US dan UK, EU melalui medianya memberi comment terhadap tingkah konconya -Sing- ini? tentu saja tidak.

Di Kompas hari ini,”Inggris mencabut visa Thaksin”…. baru hari ini????. Tapi apa yang terjadi sebelumnya. Klub besar semacam Manchester City aja berhasil dibeli oleh Thaksin, tanpa ada sedikit pun hambatan karena alasan money laundring. Pada saat dia membeli klub tersebut kasus korupsinya sedang digelar di Thailand. Begitulah dualisme barat (maha guru kita, yang selalu bikin kita bangga banget jika sekali-sekali disanjung oleh mereka)seperti yang dilihat Bang Indra. Terus apakah Inggris dapat dicap mendukung pencucuian uang atas transaski Manchester City…? Tentu tidak, dengan sangat halus dan penuh kompromi, tiba-tiba kita semua kaget saja, kalau pemilik City sudah berganti dan Thaksin sudah keluar…Apakah Inggris teledor?. Tidak ada kata teledor, hukum itu hanya berlaku buat negara dunia ketiga kayak kita Indonesia… .Dan media pun merasa tak layak memberitakannya terlalu dalam..

Disini kita sibuk dengan penerapan KYC (know your customer) -ajaran dari maha guru kita- untuk mencegah praktik money laundry… Buka rekening sedikit aja, ribetnya setengah mati. banyak form yang harus diisi.

Dan anehnya, media kita…TV terutama, dengan berapi-api mengekspose Syeh Puji…(tentu dengan issue pelanggaran HAM, perlindungan anak)..sampai  hari ini. Pada hal kata banyak orang syeh Puji nikah suka sama suka (bukan zina suka sama suka). Maka luluh lantak juga lah kita dihukum dan menghukum bangsa kita sendiri.

Sementara CNN, BBC, Aljazira… hanya menganggap “Bali Bomber Execution” yang layak diceritakan dari bangsa kita Ini.

Hari ini 10 November, hari Pahlawan, dan sungguh sia-sialah mereka -para pahlawan- mati untuk mengangkat harkat bangsa kita ini, sementara kita tak pernah mau bangkit dari keterpurukan ini…

Tapi Kata Bang Indra… mulainya dari mana ya…??? 1001 kebingungan datang
…So just say “It’s complicated”

Kiriman Leknor Jhon

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: