jump to navigation

Bayar Pajak…. November 9, 2008

Posted by ropeh1 in Topik Hangat.
Tags:
trackback

Bayar Pajak, Jalan Lubang, Nyawa Hilang
KOMPAS, Minggu, 9 November 2008 | 01:25 WIB
Pengendara sepeda motor Suwandi Winata, Jumat (7/11) pagi, tewas karena terjebak di jalan yang rusak di Jalan Mayjen Sutoyo, depan Gedung Cawang Kencana, Jakarta Timur. Di depan gedung tersebut, Suwandi mendadak membanting setangnya menghindari serangkaian jalan berlubang. Namun, karena mendadak, Suwandi tidak bisa mengendalikan sepeda motornya. Suwandi jatuh terpeleset di bawah roda depan kanan bus PPD B 7154 BX dan terlindas.

Apa yang dialami almarhum Suwandi dialami juga oleh belasan pengemudi sepeda motor lainnya awal tahun ini. Mereka bukan hanya tewas karena jalan berlubang, tetapi juga jalur jalan berbahaya tanpa rambu. Jumlah mereka yang menjadi korban pun lebih besar ketimbang pengemudi roda empat.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, memasuki musim hujan seperti saat ini, jumlah jalan yang rusak di Jakarta kian banyak. Ironisnya, ketika publik menagih agar pemerintah segera memperbaiki jalan yang rusak karena sudah banyak korban berjatuhan, jawabannya sederhana, ”dana anggaran darurat tidak memadai”. Pusat dan daerah pun saling melempar tanggung jawab perbaikan jalan.

Mengomentari hal ini, pengamat transportasi dari Universitas Indonesia, Tritjahjono, Sabtu, mengatakan, seharusnya pemerintah belajar dari pengalaman. Apalagi pengalaman yang berulang terjadi. Pengalaman buruk pada masa lalu seharusnya membuat pemerintah kian matang merencanakan pembangunan dan pemeliharaan jalan. ”Para pembayar pajak pengguna jalan terutama berhak mendapat jaminan keselamatan,” ucap Tritjahjono.

Meski demikian, ia mengakui, dalam soal ini tampaknya pemerintah belum siap. Paling tidak, pemerintah menyadari ada rasa bersalah. ”Setidak-tidaknya ada perasaan bersalah bila hak para pembayar pajak diabaikan dan menyebabkan kematian mereka. Rasa bersalah itu seharusnya ditebus dengan sikap tanggap memperbaiki keadaan,” ujar Tritjahjono.

Awal Januari 2008, tingkat kecelakaan akibat jalan rusak melambung. Jumlah jalan yang rusak kala itu mencapai 43 lokasi. Kini, setelah diperbaiki, sebagian lokasi tersebut kembali rusak.

Seolah ingin memberikan peringatan, Kepala Seksi Kecelakaan Lalu Lintas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Herman Ruwandi mengatakan, sejak Oktober, setiap hari tiga nyawa melayang. ”Dalam sebulan terjadi 478 kasus yang menewaskan 97 orang. Sebanyak 212 orang mengalami luka berat, 338 lainnya luka ringan,” paparnya.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Condro Kirono menambahkan, selain karena infrastruktur dan rambu, kecelakaan juga disebabkan sikap pengemudi sepeda motor yang tidak tertib. (WINDORO ADI)

Kiriman Leknor Jhoni

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: