jump to navigation

Tanggapan untuk Hartman October 16, 2008

Posted by ropeh1 in Jawaban Pertanyaan.
Tags:
trackback

Assalamu alaikum Pak Artman, dan Pak Fakhri Kardina,
 
Tadi ambo ada contact dengan teman yang di KAP, tapi satahu ambo, juklak/interpretasi versi IAI itu belum beredar di mereka, dan sepertinya di website IAIGLOBAL atau IAPI juga belum ada. Tapi menurut hemat saya sesuai PSAK 50 tsb kalau debt tidak dinilai dengan cara mark to market maka digunakan aturan dengan asumsi loan/ debt issued tidak listed di bursa (walaupun itu instrument ini merupakan yang ada dibursa). Sehingga cara menilai menggunakan konsep held to maturity bisa dipakai (menghitung nilai debt saat ini berdasarkan cost ditambah/dikurangi premium/discount atau menambahkan efek selisih cost dan Nilai nominal yang akan diamortisasi sampai tanggal Jatuh Tempo).
 
Yang past terjadi catatan pembukuan Perusahaan akan centang parenang… karena flkexibility menyebabkan orang akan menilai sesuak hati, mana yang paling menguntungkan. Dan biasanya kalau sudah begini tangan-tangan jahat ikut membantu merubah asumsi (gue beli untuk held to maturiy atau shortime atau available for sale). Efek angka /nilai dari p[erbedaan asumsi ini akan sangat besar…
 
Jadi kebiijakan yang diambil pemerintah ini akan tetap pisau bermata dua. disatu sisi membantu bursa agar sentimen pasar tidak mempengaruhi harga efek. Tetapi untuk beberapa pembukuan perusahaan yang bobrok selama ini akan bisa jadi bagus dan cantik seketika memnafaatkan fleksibilitas ini. Yang sakit hati adalah mereka yang sudah terlanjur deal/ bertransaksi tapi belum serah terima pada saatt aturan ini dikeluarkan. Buat yang hanya nonton.. ya.. ayo aja… tinggal milih mana yang bikin laporan lebih bagus.
 
PSAK 50 dan PSAK 55 inilah awal cerita yang membuat email di milist kita jadi heboh… karena diminta Fayadri di saat yang gak tepat. Saat aturan ini terbukti gak bisa menangkal atau malah berbuah krisis…
 
Sesuai informasi dari email Pak Fakhri barusan Aturan ini pun dibikin fleksibel oleh pemerintah saat ini…. ya gitu deh 
 
 
Wassalam,
Leknor

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: