jump to navigation

SAK Amerika October 16, 2008

Posted by ropeh1 in Topik Hangat.
Tags:
trackback

Assalam’alaikum

Sato ciek,
nan mabuek SAK Amerika tu tantu urang amerika juo hehehe …
masalah nyo kan “Niat” untuk mancilok jo maota urang itu yg lebih kedepan …
awalnya mungkin mereka menjalankan dengan benar, tapi dengan berjalannya waktu Lehman Br kalo gak salah lebih dari 180 tahun “niat” mancilok jo maota ini nongol, karena ada “kesempatan” (mereka mulai dipercaya) … Institusi sejenis yg lainnya juga ikut2an … dan mungkin ditinjau dari aspek pemasaran mereka sudah bikin kartel semacam “Oligopoly”. . maka rame2lah meraka bikin balon2 ajaib ibarat balon untuk iklan yg dibuat sangat indah dan menarik, mereka menerbitkan instrumen hutang dengan iming2 suku bunga, konversi ke saham, trus bilang kalo prospek perusahaannya bagus, dibuatlah lembaga rating de el el yg bikin orang ngiler hehehe …gak cuma manusia yg mengagumi keindahan semu itu burung dan tawon pun ikut bergembira …Tapi mereka buat menyesuaikan dengan aturan2 yg ada, karena dlam mambuat aturan itu elemen mereka juga ada yg ikut, sedikit demi sedikit kepentingan mereka di akomodir dlm aturan tsb, paling enggak mereka tau “celah grey area” yg
bisa mereka manfaatkan

Karena punya kesempatan sampai “jariang dan patai” yg mereka jual seharga randang tetap aja ada yg beli (banyak junk bond yg beredar arranger nya mereka2 juga) hebaaattt … tukang OTA tun ..hahaha …

Kebetulan saya pernah punya pengalaman di securities company lokal (1996-2002) dan ikut sedikit2 dg krjaan ngutak atik laporan dan membuat semacam proyeksi keuangan (dulu belajar sama pak Nick dengan mata kuliah analisa laporan keuangan) sebagai bagian kecil dari satu kesatuan yg disebut broker “calo” dalam menerbitkan surat2 hutang seperti nya “ALUA DAN PATUIK” (landasan agama dan moral) sudah tidak di pertimbangan, selagi aturannya gak ada kenapa melanggar..? jadi kalo dalam cara Minangkabau sudah diganti dg “PATUIK DI ALUA”..
Kalo dulu yg sering kena adalah Institusi lokal seperti Dana pensiun2, Perbankan, Asuransi dan malahan Jamsostek juga kena.. sampe ex Dirut nya masuak kandang situmbin..
Mungkin ini sebagian kecil yg gak bener tapi kalo di perhatikan modus nya hampir sama… tapi mereka rata2 “LEBIH DULU DARI ATURAN” malahan dari pembicaraan informal saya dengan personal dr perusahaan sejenis yg multinasional mereka ada yg bikin team khusus mempelajari kelemahan aturan2 yg ada dimana mereka membuka cabang.. entah benar entah enggak… hanya sang Khalik yg tahu..

Kembali ke topik, kalo menurut saya aturan sih gak ada salah… yg salah “Niat” para pelaku di dunia tersebut, mungkin karena sistim liberal itu istilah manis untuk hukum rimba jadi memang tidak ada pertimbangan moral dan agama hahaha …
Dan dunia bisnis di NKRI keknya semua begitu, gak percaya..?.. bisnis kalo udah cerita2 holding atau yg lain2 yg pembiayaannya dari pihak ketiga (hutang) minimal pasti pada bikin tax planning (istilah kerennya, padahal mo ngemplang) hahaha .. yg bener keknya cuma “para pedagang bakso gerobak, penjual asongan, manggaleh kaki limo… hahaha ini gak pernah lho menggelambungkan asset untuk minjam ke bank … angok nyo pun di gadaikan bank indak namuah doh…hahaha. .

Hehehe .. maota2 (btw) … tadi Uda Indra Lubis manyoan sia nan mambuaek GAAP, kini ambo batanyo lh sia nan mambuek sitim perbankan sampai bantuak kini ko..?

Wassala’alaikum
Eddy
87

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: