Problem Terbesar January 12, 2009
Posted by ropeh1 in Topik Hangat.Tags: Diskusi
trackback
Assalamu’alaikum,
Problem terbesar umat saat ini adalah karena jauhnya ummat dari persatuan. Tidak ada khalifah dan ulama robbani yang dapat menyatukan suara ummat. Saat ini, agama sering dijadikan alat untuk kepentingan golongan dan kelompok, Seperti a.l: bom bunuh diri adalah jihad, minta fatwa Golput haram
(mohon ma’af jangan tersinggung bagi yang simpati dengan kelompok ini) dll.
Tidak bisa sepenuhnya kita menyalahkan liga arab atau negara lainnya. Mereka tentu juga menimbang mafshadat dan mudharat yang akan timbul atas setiap langkah yang diambil.
Saya yakin donatur terbesar bagi perjuangan Palestina saat ini pasti dari Timur Tengah. Pun yang membantu angkat senjata langsung secara individu membela kehormatan rakyat Palestina juga dari Timur Tengah.
Jihad dilakukan tidak hanya dengan fisik tapi juga dengan harta. Bukankah Ustman bin Affan radhiallu anhu tidak ikut perang Badr? Tapi beliau radhiallu anhu menyumbangkan harta dan disuruh menjaga kaum muslimin akan tetapi tetap memperoleh ghanimah dan dianggap ikut berjihad.
Disaat tidak ada satu suara dikalangan ummat Islam, perbedaan merupakan suatu keniscayaan. Wallahu’alam, kita sama2 tidak mengetahui langkah-langkah yang ditempuh oleh HAMAS. Kalau perjuangan mereka untuk membela diri dan kehormatan rakyat Palestina, tentulah semua perjuangan mereka akan dibayar oleh Allah dengan sorga disisiNya dan InsyaALLAH memproleh kemuliaan dengan syahid di jalan ALLAH. Tapi kalau untuk berjuang mengusir YAHUDI-Isreal tentu butuh waktu dan kekuatan.
Tidaklah jihad tersebut tegak tanpa ilmu dan kekuatan dan demi ALLAH hijrah dan jihad tidak akan pernah berakhir hingga akhir zaman. Kalaulah kita tidak bisa hadir disana secara fisik, marilah kita bantu saudara-saudara kita semampu kita dengan harta dan tentunya Doa.
Berikut ini terlampir nasehat para ulama tentang jihad (mohon ma’af kalau dimilist tidak bisa menerima attachment, bagi yang berminat bisa Japri kesaya)
Wassalamu’alaikum,
Dodi
Comments»
No comments yet — be the first.